Kenapa?

 Pernah gak berfikir kalau kamu akan berkata, “Aku bosan hidup” “Percuma aku hidup”

Dan bertanya, “Untuk apa aku hidup?” “Apa gunanya aku ada?”

Kosong. Sepi. Sendiri.

Tapi ketika seseorang membutuhkanmu, kau malah tidak ingin membantunya dan berpura-pura tidak tahu.

Ketika kau sedang berada dalam keramaian, kau menginginkan semuanya menghilang agar kau bisa sendirian.

Tidak mempunyai teman untuk berbagi cerita. Untuk jujur akan hal yang mungkin aneh.

Menyukai suatu hal yang mungkin apabila temanmu mengetahuinya, ia akan bilang, “You’ve changed”

Sebenarnya yang kau inginkan bukan kata itu, tapi kata “That’s good”

Kamu tau? Kapan kosong datang? Kapan sepi menghampiri? Dan apa arti sendiri?

Kosong datang ketika kamu memikirkan banyak hal.

Sepi datang ketika kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan.

Arti sendiri adalah, ketika kamu mempunyai banyak teman, tapi kamu tidak tahu akan bercerita kepada siapa.

Jujur.

Apa sih arti kata jujur?

Mengeluarkan isi otak atau isi hati?

Antara hujan dan panas apa yang akan kau pilih?

Apakah salju?

Mungkin harapan terbesar adalah kau dapat memberhentikan waktu agar semua diam tak berisik.

Atau mungkin mempunyai kekuatan time slip?

Mengulang waktu kembali? Siapa yang tidak ingin?

Kalau kamu punya kekuatan itu, apakah kamu akan mengulang waktu sebelum kamu dilahirkan?

Agar kamu tidak ada didunia yang kosong ini.

Aku tahu, dia tahu.

Apa yang harus dikatakan.

Apa yang menyesakkan.

Dan apa yang belum selesai.

Tapi tak ada yang memulai.

Akupun tak mau memulai.

Mimpiku hanya milikku. bukan miliknya.

Tapi masa lalu tidak bisa dijadikan hanya mimpi.

Semua telah terjadi. Tak bisa dilupakan.

Katamu, berusaha menikmati yang kosong itu menyakitkan.

Kataku, lebih baik mati daripada menikmatinya.

kamu ingat?

Aku ingin tak ingat, tapi selalu ku ingat.

Aku sendiri tidak mengerti apa yang akku tulis.

Aku hanya mengeluarkan semuanya saat ini.

Ingin menyudahi, tapi tetap terasa.

Ingin mengakhiri, tetap sama saja.

Kupikir akan hilang seiring berjalannya waktu.

Waktu yang kau pikir sangat lama berjalan dengan cepat.

Ketika kau berfikir begitu, ternyata kau sadar, bahwa sudah lama kau menanti.

Kau tau? Tidak aku tidak tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s