Meet Up || part 1 || WINNER

mm

Seungyoon pov.

“Namtae, facial foam ku kau taruh dimana?”

“Di kamar mandi emang gak ada?”

“Gak adaa”

Namtae yang sedang berfoto dengan tongsisnya menghentikan aktifitas narsisnya yang satu itu.

“Ini apa hyung?” Namtae mengambil facial foam yang terjatuh.

“Ah ya. Aku tak melihatnya.” Aku mengambil facial foam ditangan namtae.

“Oia, kudengar besok kita tampil disekolahmu hyung?”

“Iya. Ada reuni akbar disana. Temanku memintaku mengisi acara 1 atau 2 lagu. Kau tidak keberatan kan kalau Winner kesana?”

“Tentu saja tidak.”

-skip-

esoknya.

“Seungyoon-oppa!”

Aku menoleh. Ah itu HaeRa. HaeRa melambaikan tangan. Aku menghampirinya dan memeluknya. Lalu memperkenalkan HaeRa pada teman-temanku yang lain.

“Waa kalian benar tampan ya. Pantas saja dongsaengku ngefans banget sama kalian. Kecuali Seungyoon.”

“Loh kenapa aku tidak?” Aku protes.

“Dia bosan melihatmu! Hahaha”

Aku dan HaeRa telah berteman sejak kami kecil. Ketika sekolahpun kami selalu satu sekolah.

“Awas saja kau KaNa. Akan kubuat dia terpesona hari ini. Eh dia datang kan?”

“Datang kok. Cuma dia kan panitia, jadi sedang repot. Oh ya, jadi tampil kan?”

“Jadi dong. Untuk apa Seungyoon repot-repot membawa kami?” Jelas Mino. HaeRa tertawa. Cantik.

“HaeRa!” Dua orang yeoja menghampiri kami. “Ah, Seungyoon!” Kukenal mereka adalah SeYoung dan AnYoo, sahabat HaeRa.

“Apa kabar?” Sapa AnYoo.

“As you see. Aku tampan seperti biasa.” Kataku yang disambut pukulan SeYoung.

“Narsis seperti biasa. Andaikan semua fansmu tahu kalau dulu kamu itu ingusan, suka ileran kalau lihat bekalku, item, jelek, kalo lagi main bola suka… mmm” Kututup mulut HaeRa.

“Romantis seperti biasa.” Kata AnYoo.

“Ah! Kamu Taehyun? Omg. Aslinya tampan sekali!” Namtae yang baru kembali sehabis mengambil minum tersenyum malu malu mendengar pujian SeYoung.

“Ah ya kenalin nih, temen-temen resenya HaeRa.. auw.” SeYoung menginjak kakiku. “Sakit..ah! Kau pakai heels!”

“Ini pasti Mino, ini Seunghoon, ini Jinwoo. Triplets oppa?” Semua tertawa mendengar SeYoung.

-skip-

Setelah acara selesai.

“Kalian langsung pulang?”

“Tidak. Kami menginap di hotel Ghj. Kami free 2hari.”

“Mwo? Ghj? Kita juga disana!” Teriak SeYoung.

“Jinja?” Seru Mino. “Room berapa?”

“2019”

“Waaa kita di 2015.” Seru Taehyun.

“Berlima disitu??”

“Iya. Ngirit. Demi libur 2hari. Hahaha” Tawa Mino.

“Kalian mau bareng ke hotel?” Ajak Seunghoon.

“Ani, gawat qlo sampe ketauan fans kalian. Lagipula HaeRa bawa mobil.” Kata AnYoo.

“Iya. Nanti kita belakangan. Masih ada yang harus diurus.”

“Okay. Kita duluan. Daah.” Kamipun beranjak ke mobil.

“Yoon, HaeRa cantik yah.” Kata Mino begitu sampai di mobil.

“Dulu dia tidak secantik itu tau. Hahaha.”

“Menurutku AnYoo cantik.” Seunghoon yang sedang menyetir ikut nimbrung.

“SeYoung juga cantik.!” Seru Jinwoo.

“Ranking menurut Seungyoon?”

“AnYoo, SeYoung, AnYoo, SeYoung, HaeRa.”

“You hear that? HaeRa yang cantik!” Seru Mino yang langsung kujitak.

-skip-

“Aaaaahhhhku bosaaaan..” teriak Taehyun.

“Main yuk?” Ajak Seunghoon.

“Main apa?”

“Tak benteng?” Usul Taehyun yang langsung ditimpuk bantal oleh Mino.

“Truth or dare?” Usul Jinwoo.

“Mau ajak HaeRa dkk?” Usulku.

“Wah seru tuh. Boleh yuk!” Seru Mino dengan semangat.

Lalu aku keluar hendak ke kamar 2019, kamar HaeRa.

Ting tong.
Pintu kamar terbuka. HaeRa.

“Oppa? Ada apa?”

“Kalian sudah pada tidur?”

“Belom tuh.”

“Waaa bagus kalo gitu,” Mino dan yang lain tiba-tiba muncul dibelakangku. “Kita main yuk.?”

“Yasudah masuk dulu sini.” HaeRa membuka pintu lebih lebar. Kamipun masuk.

“Waa ada tamu ya,” seru AnYoo. “Sini masuk. SeYoung lagi bikin green smoothies nih.”

“Waaaaa kamar kalian lega sekali. Ini kamar apa apartemen?” HaeRa dan AnYoo tertawa mendengar Taehyun.

“Truth or dare yuk!” Seru Jinwoo.

“Waah boleh tuh boleh!” Seru SeYoung yang baru datang membawa nampan berisi beberapa gelas green smoothies. “Nih minum dulu.”

“Kok sedikit?” Kata Jinwoo yang melihat green smoothiesnya hanya setengah gelas.

“Qlo kurang tuh galon air nya sebelah sana.” SeYoung menunjuk galon air disudut ruangan. Jinwoo manyun mendengarnya lalu meminum green smoothiesnya dalam sekali teguk.

“Yuk main yuk, ada botol gak?” Kata Jinwoo yang kepingin banget main.

“Ada deh sepertinya.” AnYoo masuk kedapur dan kembali lagi membawa botol kaca. “Ini bisa?”

“Bisa banget.” Kata Jinwoo enuh semangat. “Oke, pada melingkar sini gambreng dulu siapa yang pertama muter botol.”

“Hompimpa alaium gambreng.” Seungyoon yang memutar botol pertama.

Botol berhenti tepat didepan Mino.

“Truth or dare?” Seru Jinwoo.

“Truth.” Kata Mino.

“Aku yang nanya.” Seunghoon mengacungkan tangan. “Siapa yang paling cantik disini?”

“Omg, ini kan udah kita bahas tadi?” Kata Mino.

“Mwo? Kalian bahas apa?” SeYoung kepo.

“Adalah, urusan laki-laki… hahaha” Mino tertawa.

“Udah cepet jawab. Siapa yang paling cantik.” Seunghoon terlihat agak kesal.

“HaeRa.” Kulihat muka HaeRa memerah mendengar jawaban Mino.

“Mmakasih. Haha” HaeRa tertawa.

“Oke sekarang aku yang muter.” Seru Mino.

Dan botol berhenti didepan Seunghoon.

“Truth or dare?” Seru Jinwoo.

Seunghoon memilih truth.

“siapa diantara cewek ini yang tipenya kamu banget?” tanya AnYoo.

Seunghoon nengok ke kanan dan kekiri meperhatikan cewek yang ada.

“ini tipeku.” dengan cueknya Seunghoon menunjuk Jinwoo. Yang otomatis membuat Jinwoo bangkit dan pindah duduk disebelahku.

“Habis nonton Mix & Match gilanya makin parah” sahut Jinwoo.

“ah iya! Acara itu! Mix & Match!” teriak SeYoung.

“kenapa memangnya?” Tanya Taehyun.

“Junhoe suaranya keren bangeeettt” kata SeYoung dengan mata berbinar.

“kerenan suara Junhoe atau suaraku?” goda Taehyun.

“Junhoe. Suaranya seperti malaikat. Kece banget!” jawab SeYoung yang langsung membuat wajah Taehyun mengerut.

“sudah sudah kita lanjutkan permainannya. Kuputar ya,” Seunghoon memutar botol.

Botol berhenti tepat di depan HaeRa.

“Dare.” sahut HaeRa langsung.

“Dare? Kamu yakin?” tanyaku.

“iya. Habisnya dari tadi pada truth mulu. Jadi aku pilih dare.”

“okay. Taraaaa!” Jinwoo mengeluarkan botol plastik dari saku celananya. Botol itu berisi kertas tantangan. “Silahkan HaeRa ambil satu.”

HaeRa mengambilnya, “pilih salah satu lawan jenis dan lakukan pocky kiss game. Ha? Kiss? Ini harus kena gitu? Bibir sama bibir?”

“yaaa, itu sih terserah kamu Ra..” Jawab Jinwoo. “Yauda kamu pilih siapa? Mau samaaku?”

“tidak.” Jawab HaeRa cepat. “emmm Taehyun-shi bisa bantu aku?”

“Hah? Aku?” Taehyun menunjuk dirinya sendiri. HaeRa mengangguk. “Oh oke.”

“Ini pocky nya.” Lagi-lagi Jinwoo mengeluarkannya dari dalam sakunya.

HaeRa mengambil pocky dari tangan Jinwoo, membukanya, memgambil sebatang, dan meletakkannya dibibirnya. “Hayo,”

Taehyun menggigit pocky tersebut.

“okay, satu dua tiga mulai ya.” Jinwoo memberi aba-aba. “satu, dua, tiga!”

Tak ada yang bergerak. HaeRa dan Taehyun saling berpandangan. Kemudian HaeRa menggigit pocky nya perlahan dan semakin cepat dan, selesai. Aku yakin bibir mereka bersentuhan! Aku yakin itu! Karna pocky nya tak tersisa! Taehyun sialan!

“Oh my God!! Taehyun! Kau benar-benar… kenapa harus kau Taehyun.. oh my God…” Mino putus asa. HaeRa hanya tertawa.

Aku lebih putus asa! Bahkan rasanya tubuhku panas..

“Mino mau pocky game? Yuk sama aku yuk.” Ajak Jinwoo.

“Hyung sadar hyung.” kata Mino dengan ekspresi datar.

“Okay, kurasa game nya sampai disini saja. Aku sudah mengantuk sekarang. Seunghoon juga sudah terlelap tuh. Mino, Taehyun, kalian gotong Seunghoon ya. Girls, kami pamit. Goodnight.”

Perjalanan ke kamar,
“Taehyun! Rasanya gimana?” Mino kepo.

“Gimana apanya?”

“Ah sok polos deh kamu. Ah sayang banget HaeRa milih kamu. Kenapa gak milih aku coba. Kan bisa aku lanjutinaaaauuu!!!”

“Ah maaf Min,” barusan kuinjak kaki Mino. Dan aku berlari ke kamar.

-skip-

“Goodmorning!!! Aaaaa hari ini freeee!!!”

Pluk. Aku melempar bantal ke Seunghoon.

“Ada apa sih Yoon?”

“Berisik tahu. Aku masih mau tidur.”

“Huh dasar hari libur begini masih pada tidur. Jinwoo hyung masih ileran, Taehyun juga, eh Mino mana Mino?”

Aku melek. Bangun mencari sosok Mino, di toilet gak ada, di dapur gak ada, beranda juga. Aish. Jangan-jangan…

Aku langsung mencuci mukaku, memakai sweaterku dan menuju Room 2019. Tanpa mengetuk, langsung saja kubuka pintu.

Semua melihat kearahku. Benar saja, Mino ada disini sedang sarapan, nasi goreng?

“Oh Seungyoon, kau sudah bangun rupanya.” Mino menyapaku.

“Kau ngapain hyung?”

“Sarapan.”

“Ah Seungyoon, nasi gorengnya sudah habis, gak nyangka juga kalian pada kesini…” SeYoung.

“Tak apa. Lagipula aku tidak biasa sarapan.” Aku masuk. “Hyung, ayo ppali, ternyata kita ada jadwal siang ini!”

“Hah? Bukannya free?”

“Tidak. Mereka baru memberi tahuku kalau hari ini ada jadwal, free nya itu besok!”

“Sial.” Mino langsung berlari keluar kamar.

“Hahaha. Kena kau!”

“Kau membohonginya?” Tanya AnYoo.

“Tentu saja. Inilah enaknya jadi leader. Haha. Sudah ya. Aku mau kekamar dulu, Mino pasti sudah marah marah. Hahaha”

-skip-

“Oppa, mumpung kita sedang dekat, main yuk. AnYoo dan SeYoung juga mau main nih sama anak Winner. Oppa belum ada acara kan?”

HaeRa mengirimku pesan.

Kubalas, “Belum sih. Mau kemana kita? Jangan tempat yang ramai ya Ra,, bukan apa-apa, kau kan tahu posisi kami..”

“Okay, kami ngerti kok. Kebetulan villa appa nya SeYoung di abcd sedang kosong. Gimana kalau kita menginap disitu semalam? Besok kalian sudah harus kembali kan?”

What? Menginap bersama? “Oke! Kesana pakai mobil kami saja ya. Biar semobil.”

——to be continued || lanjut atau?
Pertama kali bikin ff winner😄 sebetulnya aku pernah mimpiin ini loh. Aku bias-in KSY tapi mimpinya sama Taehyun. Aneh…

RCL to be a good reader :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s