It’s Not A Dream | part 4 || FF VIXX

Semuanya sedang  berada di ruang tengah menonton TV.

Bella POV

“Oppa kok bisa kesini? Bukannya lagi sibuk?”

“Kata siapa aku sibuk? Karena progress latihanku bagus, aku dikasih libur satu minggu! Makanya kesini mau jemput kamu. Eh malah banyak makhluk2 ini.”

Aku tertawa.

“Eh tapi kenapa VIXX bisa ada di apartemen mu sih?”

Semua diam.

“Jadi gini, aku…”

“Nah gini ceritanya..” Leo memotong perkataanku lalu menceritakan semuanya.

Semua melongo. Tak terkecuali aku.

“Kenapa kalian?” Tanya Leo lagi

“Baru kali ini aku mendengar kamu berbicara panjang lebar..” Kataku.

“Hyung sepertinya sudah mengantuk.” Kata Hyuk.

“Ooh jadi begitu ceritanya..” Bobby menganggukan kepalanya.

“Ya! Dan kau mengganggu liburan kami! Ah hyung!” Ken bertanya pada Hakyeon. “Kau sudah pesan tiket pulang besok?”

“Sudah. Bereskan saja pakaianmu.”

“Penerbangan jam berapa besok?” Tanya Bobby.

“Jam 9.”

“Wah sama berarti ya…”

—-

Esoknya.

“Sudah siap semua? Tidak ada yang tertinggal?” Tanya Hakyeon.

“Let’s go back!” Seru Ravi.

“Loh, kalian cuma bawa ransel?” Tanya Bobby heran kepada VIXX.

“Iya. Kan kita kabur..” Jawab Hakyeon.

Lalu kami-pun berangkat ke bandara.

Hakyeon POV

“Tidak kamu bawa kan?” Bisikku pada Bella. Bella menggeleng.

Sesampainya di bandara,

“Ah, Oppa. Aku mau ke toilet sebentar ya. Oppa duluan saja. nanti aku menyusul.” Kata Bella.

“Hyuk. Temani Bella sana.”

“Hah? Yang bener aja Bob? masa aku ngikut Bella..Auu”

Kuinjak kaki Hyuk. Dan kuberi tatapan-tatapan mengusir.

“Oh, oke deh. sekalian aku juga mau ke toilet sepertinya.” Hyuk akhirnya mengikuti Bella ke toilet.

Aku, Bobby dan lainnya menuju loby keberangkatan.

“Ah rasanya tenggorokanku kering. Hyung aku cari minum dulu ya..” Kata Hongbin.

“Aku ikut.” Leo dan Hongbin pun pergi mencari minuman.

“Bella belum kembali?” Tanya Bobby padaku.

“Belum. Aku belum melihatnya.”

“Duh,, masih lama ya.. Aku mau ke toilet sebentar ya hyung. Kebelet nih. Yuk Vi.” Ken dan Ravi-pun pergi ke toilet.

Tak lama ponsel Bobby berbunyi.

“Bella kau dimana? Apa? Hyuk pup dulu? Oh, ok ok.”

“Apa katanya?”

“Si Hyuk lagi pup dulu katanya. Aku disuruh duluan.”

Gantian ponselku yang berbunyi. “Ya Bin. Apa? Nyasar? Kok bisa? Kalian dimana sekarang? Oke oke. aku kesana sekarang.”

“Kau duluan masuk saja Bob. Aku mau nyari si Hongbin sama Leo dulu katanya mereka nyasar.”

“Ah dasar orang Korea. yasudahlah.”

Aku pergi meninggalkan Bobby. Aku belok keluar dan bersembunyi. Sesekali aku mengintip Bobby. Dia masih duduk sambil sesekali melihat ponselnya. Tak lama kemudian dia masuk ke gerbang keberangkatan.

“Hyung. Ah~ kau lama sekali.” Hyuk dan Bella muncul dibelakangku.

Lalu Ken, Ravi, Leo, dan Hongbin datang. “Dia sudah pergi?” Tanya Ken.

“Sudah. Baru saja masuk.” Hakyeon melihat jam tangannya, “Sebentar lagi take off.”

“Yeaaaah…” Ken lalu mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya. Tongsis. “Okay yuk kita selca dan kirim ke Bobby.” Semua berpose. “Satu dua, byee..”

“Ih, bagus sekali. Cepat cepat kirim ke Bobby.” Suruh Hyuk.

Lalu Ken menekan tombol send. Foto mereka telah terkirim.

—–

REWIND << Kemarin Malam.

Author POV

Karna lelah. Bobby sudah tidur duluan di sofa.

Hyuk juga tertidur.

Bella dan member VIXX yang lain sedang merencanakan sesuatu di dapur sambil ngupi ngupi.

“Bisa tidak Bel, kamu jangan pergi dan biarkan kita menginap disini tiga hari lagi..” Pinta Ken.

“Iya Bel.. percuma kan kalo kita jadi pulang ke Korea lagi..” Kali ini Hongbin.

“Boleh saja sih.. Tapi gimana caranya?”

Lalu mereka berfikir…

“Ah! Besok kita pura-pura ikut ke bandara, nah nanti kita misah satu-satu disitu. Alesan mau ketoilet atau kemana dulu gitu.” Kata Hakyeon.

“Gak usah bawa koper ya hyung? ribet.” Ravi meminum kopinya.

“Yasudah, bawa saja ransel kalian. Tapi Bella, kamu tetep bawa koper yah. Biar Bobby gak curiga.”

“Gimana hyung ada rencana lain gak?” Ken bertanya pada Leo. Yang ditanya hanya menggelengkan kepalanya lalu menyeruput kopinya.

“Dan besok Ken bawa mobilku ya. Jangan sampai terlihat Bobby tapi.” Kata Bella.

“Terus, sehabis dari bandara besok kita mau kemana?” Tanya Hyuk.

“Mau ke Dufan?”

“Apa itu Dufan?” Tanya Hongbin.

“Berarti oke ya ke Dufan? Besok pada pake celana pendek aja biar bisa basah-basahan.” Kata Bella.

“Dufan itu kolam renang?” Tanya Hongbin lagi.

“Udah pokoknya besok kita ke Dufan. Oke. Aku sudah ngantuk nih. Mau siapin koper berat juga buat besok. Daah.” Bella pamit ke kamarnya.

“Dufan apaan sih? Pernah denger gak hyung?” Tanya Hyuk.

“Enggak.” Jawab Hakyeon.

“Eh hyung, sebenernya kamu beneran beli tiket pesawat apa enggak?” Tanya Hyuk lagi.

“Enggak. Lagipula buat apa? Aku kan masih mau liburan.”

——

Back to now.

Bella POV

“Bella, kamu kenapa ketawa-tawa sendiri?” Ravi heran melihatku yang tertawa.

“hahaha, aku bayangin aja mukanya Bobby pas liat foto kita tadi.”

“Pasti dia melotot kesal.” Kata Hongbin.

“Eh emang dia bisa melotot?” Pertanyaan Ken membuat yang lainnya ketawa tak terkecuali Leo.

“Sudah yuk. Jadi ke Dufan gak? Mobil tadi kau taruh dimana Ken?” Tanyaku.

“Aku taruh disitu, eh kok gak ada?” Ken kebingungan. “Tadi aku taruh disini loh.”

“Bell, itu mobil kamu bukan?” Hyuk menunjuk ke sebuah mobil yang sedang ditarik dengan mobil derek.

“Ah iya!”

—-

Setelah mobil berhasil didapat kembali dengan berbagai macam denda yang ada, kami menuju Dufan. Ken yang menyetir tentu saja.

Sesampainya di Dufan, Baru saja masuk tiba-tiba Hyuk terjatuh.

“Hyuk! Ada apa Hyuk?!” Ravi yang ada disebelahnya panik. Semua juga kaget dan panik.

“Hyung….” Suara Hyuk lemah.

“Ada apa Hyuk? kamu kenapa?” Tanya Ken.

“Akuh,,, lapar hyung.. Bisa tidak kita makan dulu baru main?” Mendengar perkataan Hyuk, Ravi yang tadinya memegang kepala Hyuk langsung menjatuhkannya ke bawah. “Aduh!” Kepala Hyuk terantuk jalan.

“Dasar kamu. Kupikir kau kenapa!” Ken menjitak kepala Hyuk. Aku hanya tertawa melihatnya.

“Yuk, yuk kita makan dulu. Memang sudah jam makan siang kan.” Hyuk langsung tersenyum mendengar kata-kataku.

“Ahhh Bella,,, kau memang bidadari~~~” Hyuk menggelendoti lenganku. “Uh.”

Leo yang ada dibelakang kami menabrak kami dan memisahkan tanganku dan Hyuk.

“Hyung! Kau suka Bella Hyung?” Teriak Hyuk. Kurasakan mukaku merah mendengarnya. Sedangkan Leo terus saja berjalan.

—-

“Ice Age! Ayo kita masuk kesitu! Aku lihat dari youtube kelihatannya keren!” Ken menarik-narikku.

“Kamu belum pernah naik?” Tanyaku.

“Belum.” Muka Ken terlihat sedih.

“Okedeh, yuk kita ngantri..”

Akhirnya kita masuk ke wahana Ice Age. Lalu naik kora-kora. Hakyeon tidak berani naik kora-kora. Katanya takut muntah. hahaha. Setelah itu naik halilintar. Kemudian naik tornado, lalu arung jeram.

“Aaaaahhh bajuku basah semuaaa” Rengek Hakyeon.

“Ah hyung baru basah segitu aja manja. Lihat Ravi hyung tuh.”

Semua menoleh ke Ravi. Yang bersangkutan hanya nyengir kuda. Ravi benar-benar seperti habis berenang. Semuanya basah.

—-

Jam ditanganku sudah menunjukkan pukul 5 sore. Semua permaianan sudah dinaikki. Dan disinilah kita sekarang, pantai ancol. Karena hari ini weekday, pantai tidak terlalu ramai. Aku hanya duduk saja di tikar. Yang lain lagi asik main air. Tapi Leo? Aku tidak melihatnya.Kemana dia? Aku menengok kiri kanan…

“Bella,”

Seseorang memanggilku dari belakang. Itu Leo. Ia menyodorkan es kelapa kepadaku. Aku mengambilnya. “Thank’s” Lalu Leo duduk disebelahku. Aku meminum es kelapa ku.

“Mmm.. Bella,”

“Ya?” Aku menoleh padanya. Mataku agak sedikit menyipit. Karena posisinya pas sekali dengan matahari terbenam.

“Terimakasih ya..”

“WAA BELLA! ITU APA? BAGI DONG!” Hakyeon datang menghampiri kami dan mengambil minumanku lalu meminumnya.

Kok rasanya orang-orang banyak yang melihat kearahku…

“Hyung,” Leo memanggil Hakyeon. “Let’s go home.”

“Ah aku belum puas, Masa sudah mau pulang sa…”

“OPPA! HAKYEON OPPA!! LEO OPPA!!”

Serentak aku, Leo, Hakyeon, dan lainnya yang masih di air menoleh ke asal suara.

“Gawat. Ayo pulang!” Teriakku! Semuanya berlari ke arah mobil. Karna aku yang memegang kunci mobil, aku langsung masuk di kursi kemudi dan menyalakan mobilku. ketika semuanya sudah masuk langsung kukebut keluar ancol.

Di dalam mobil,

“Ah Bella, mobilmu jadi basah.. kakiku banyak pasirnya juga… kotor deh..” seru Hyuk.

“Gak papa kok. Asal nanti kamu cuci ya.” Kataku. “Ah, Kalian lapar tidak?”

“Aku sangat lapar Bella…. ” Aku menengok sekilas ke Hyuk yang duduk disebelahku.

“Baiklah, kita makan dimana ya sore ini….” Aku melajukan mobilku lebih kencang, hari ini sepertinya Jakarta mendukungku dan turis-turis ini berlibur. Jalan-jalan Jakarta yang biasanya macet, hari ini terlihat lebih lenggang dari biasanya.

____TBC______

Maaf lama kurilis part ke 4 ini… huhu

Makasih untuk yang sudah setia membaca sampai part ke 4 ini.

고맙습니다

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s