It’s Not A Dream | part 4 || FF VIXX

Semuanya sedang  berada di ruang tengah menonton TV.

Bella POV

“Oppa kok bisa kesini? Bukannya lagi sibuk?”

“Kata siapa aku sibuk? Karena progress latihanku bagus, aku dikasih libur satu minggu! Makanya kesini mau jemput kamu. Eh malah banyak makhluk2 ini.”

Aku tertawa.

“Eh tapi kenapa VIXX bisa ada di apartemen mu sih?”

Semua diam.

“Jadi gini, aku…” Continue reading

Imagine with BTS || Jin edition eps First Day of School

Hari penerimaan murid baru. Saatnya aku di groco(?) oleh para senior. Aku mengenakan atribut-atribut aneh yang harus dikenakan pada hari ini. Rambut dikuncir menggunakan tali rafia, ikat pinggang dari tali rafia, kacamata hitam, dengan dot anak bayi. Aku menggantung dot ku seperti kalung.

“Treng treng treng!” Seorang senior memukulkan dua tutup panci menandakan kami para junior baru harus berkumpul dilapangan.

Aku Continue reading

Imagine with BTS || Suga edition eps He’s Back.

Bel tanda masuk kelas berbunyi. Aku panik. Aku sedang mengerjakan PR ku yang lupa kukerjakan. Beberapa anak yang lain yang juga bernasib sama mengeluh karna bel sudah berbunyi. Tiga soal lagi belum kukerjakan. Beberapa temanku masuk ke kelas. Dibelakangnya sonsaengnim mengikuti. Semuanya bergegas kembali ketempat duduk masing-masing. Class President memimpin untuk memberi salam.

“Hari ini kalian kedatangan new transfer student. Masuk.” Continue reading

Imagine with BTS || Jungkook edition eps 1st Meet

Ini hari senin dan aku terlambat! Jam tanganku sudah menunjukkan pukul 7 dan aku baru keluar dari rumah menuju pemberhentian bus terdekat.

Ah untunglah busku baru saja datang. Lekas aku langsung menaikkinya.

Brukk. Aku menabrak seseorang. “Ah maaf.” Kataku.

Anak laki-laki yang kutabrak memakai seragam yang sama denganku.

Aku mencari tempat duduk yang masih kosong. Ah, disebelah anak laki-laki yang tadi kutabrak masih kosong. Lalu aku duduk disebelahnya.

“Kau terlambat?” Katanya.

“Ah iya.. hehe.”

Tiba-tiba bus berhenti mendadak. Continue reading

It’s Not A Dream | part 3 || FF VIXX

Ken POV

“Waaah ramyun Indonesia banyak jenis nya ya… Ah! Ini kan yang kumakan kemarin dirumah Bella!” Lalu aku mengambil ramyun itu dan memasukkannya ke keranjangku. “Waah ini ada lagi! Tom..yam? Oh Bulgogi? Hyuk! Ini ada ramyun bul.. Loh, Hyuk dimana? Hakyeon hyung? Bella? Loh kok pada gak ada? Jangan-jangan mereka tersesat??”

Aku panik. Aku memasukan beberapa bungkus ramyun bulgogi Indonesia kekeranjangku dan berusaha mencari mereka. Gimana ini mereka tak ada. Ah! Telepon!

-nomor yang ada tuju sedang berada diluar jangkauan- ah sial. Oh ya, katalk!

“Jaehwan! Kau dimana?!” Teriak Hakyeon begitu katalk diangkat.

“Aku di… ah Continue reading

Nappeun Kimbab || iKon & 5urprise || Oneshoot

kimbab

Main Cast : You as Eunbi, Bobby iKON, Seo Kang Jun 5urprise

Length: oneshoot

Based on dream.

____________________________________________________

EunBi POV

Nappeun!

“Tuh kaaaan EunBi!!! Bobby keren banget kaaan!!” Teriak HeeJin begitu MV Hisuhyun selesai diputar di ponselnya. “Omg… gak nyangka deh qlo Bobby itu temen sekolahmu dulu…”

HeeJin tetap berkicau tentang Bobby. Sedangkan pikiranku mengarah ke tempat lain. Akupun berdiri,

“Loh, EunBi. Kamu mau kemana?? Kamu gak mau nungguin tamu spesial kamu?”

“Oh iya.” Aku kembali duduk. Aku dan HeeJin memang sedang menunggu seseorang. Katanya tamu spesial untukku. Tapi aku sendiri tidak diberi tahu siapa yang akan datang.

Tak lama kemudian..

“Nah itu dia!”
Continue reading

Meet Up || part 1 || WINNER

mm

Seungyoon pov.

“Namtae, facial foam ku kau taruh dimana?”

“Di kamar mandi emang gak ada?”

“Gak adaa”

Namtae yang sedang berfoto dengan tongsisnya menghentikan aktifitas narsisnya yang satu itu.

“Ini apa hyung?” Namtae mengambil facial foam yang terjatuh.

“Ah ya. Aku tak melihatnya.” Aku mengambil facial foam ditangan namtae.

“Oia, kudengar besok kita tampil disekolahmu hyung?”

“Iya. Ada reuni akbar disana. Temanku memintaku mengisi acara 1 atau 2 lagu. Kau tidak keberatan kan kalau Winner kesana?”

“Tentu saja tidak.”

-skip-

esoknya.

“Seungyoon-oppa!”

Aku menoleh. Ah itu HaeRa. HaeRa melambaikan tangan. Aku menghampirinya dan memeluknya. Lalu memperkenalkan HaeRa pada teman-temanku yang lain.

“Waa kalian benar tampan ya. Pantas saja dongsaengku ngefans banget sama kalian. Kecuali Seungyoon.”

“Loh kenapa aku tidak?” Aku protes.

Continue reading