Imagine with BTS || Jin edition eps First Day of School

Hari penerimaan murid baru. Saatnya aku di groco(?) oleh para senior. Aku mengenakan atribut-atribut aneh yang harus dikenakan pada hari ini. Rambut dikuncir menggunakan tali rafia, ikat pinggang dari tali rafia, kacamata hitam, dengan dot anak bayi. Aku menggantung dot ku seperti kalung.

“Treng treng treng!” Seorang senior memukulkan dua tutup panci menandakan kami para junior baru harus berkumpul dilapangan.

Aku Continue reading

Cafe Latte ||part 1|| BTS

cafelatte1

Author: ethelisao

Tittle: Cafe Latte

Cast: Jimin, Choi Na Ra (OC), Suga, Jin, V

Other Cast: Another BTS member

Genre: Comedy Romance, Action(?)

===============

Na Ra POV

“Eomma!… eomma!…”

Seseorang menepuk nepuk bahuku. Aku jatuh. Kepalaku pusing. Ah tidak. Aku ketiduran lagi.

“Maaf, cafe sudah mau tutup.” Pramuniaga itu tersenyum lalu membantuku berdiri. Kemudian aku langsung memasukan tablet dan ponselku kedalam tas lalu pergi dari cafe itu.

Aku melirik jam, sudah jam 1 malam. Aku mengambil kunci mobilku dari dalam tas, dan pulang. Lagi lagi aku bermimpi tentang eomma-ku. Sudah 3 bulan sejak eomma pergi menghadap yang kuasa. Appa-ku entah sedang berada di negara mana kali ini. Kini aku tinggal sendiri di sebuah apartemen yang dulunya kutinggali bersama eomma-ku. Tempat yang dulu hangat entah kenapa menjadi dingin.

-esoknya-

Jam berapa ini? Aku mengambil jam di samping tempat tidur, Jam sembilan?  Sial! Aku telat! Aku beranjak bangun dari tempat tidur, ah sial kepalaku pusing sekali. Lalu aku menepuk-nepuk pipiku dan memutar-mutar kepalaku memaksa kesadaranku untuk keluar. Kemudian menuju kamar mandi.

Hari ini hari pertamaku masuk sekolah. Ya, aku baru saja memulai kehidupan sma-ku. Dan aku terlambat.

Sesampainya di sekolah upacara penerimaan murid baru sudah dimulai. Aku masuk menyusup dibarisan belakang. Huh untung tidak ada guru yang berjaga.

Beberapa murid menoleh kearahku karena terganggu dengan kehadiranku yang tiba-tiba.

“Kau terlambat?” Seorang anak laki-laki menegurku.

“Ya.”

“Hari pertama saja sudah terlambat,.. auww” aku menginjak kakinya.

“Diam kau.” Kataku. Continue reading