It’s Not A Dream | part 3 || FF VIXX

Ken POV

“Waaah ramyun Indonesia banyak jenis nya ya… Ah! Ini kan yang kumakan kemarin dirumah Bella!” Lalu aku mengambil ramyun itu dan memasukkannya ke keranjangku. “Waah ini ada lagi! Tom..yam? Oh Bulgogi? Hyuk! Ini ada ramyun bul.. Loh, Hyuk dimana? Hakyeon hyung? Bella? Loh kok pada gak ada? Jangan-jangan mereka tersesat??”

Aku panik. Aku memasukan beberapa bungkus ramyun bulgogi Indonesia kekeranjangku dan berusaha mencari mereka. Gimana ini mereka tak ada. Ah! Telepon!

-nomor yang ada tuju sedang berada diluar jangkauan- ah sial. Oh ya, katalk!

“Jaehwan! Kau dimana?!” Teriak Hakyeon begitu katalk diangkat.

“Aku di… ah Continue reading

Advertisements

It’s not a dream || part 2 || FF VIXX

it's not a dream 2

Bella POV

Paginya, ketika aku membuka pintu aku terpana sejadinya. Ada enam koper besar di dalam apartemenku. Tetapi tidak ada siapa-siapa. Hanya aku.

Ah tunggu. Semalam kan ada enam lelaki yang menginap disini. Tapi, kemana mereka? Kenapa yang ada malah koper-koper ini? Apa mungkin mereka berubah menjadi koper? Ah! Mana mungkin! Aku kemudian mengecek kamar tamu yang mereka tempati, tetapi tidak ada siapa2. Tetapi didepan tv kulihat ada sebuah handycam lengkap dengan treepotnya. Penasaran aku melihat isi handycam itu. Ada satu rekaman yang baru direkam hari ini sekitar 2 jam yang lalu. Berarti sekitar jam 5 pagi ini. Kubuka rekaman itu.

Hakyeon: Vi, kekananan gw ga keliatan!
Hyuk: Kirian dikit hyung! Badan gw separoh!
Ravi: Berisik deh! Makanya merapat! Continue reading